Setelah bertahun-tahun lamanya kami memilih untuk tidak saling bertukar pesan dan kabar satu sama lain, ternyata kami juga saling menunggu kabar siapa yang akan menikah lebih dulu diantara kami berdua, bertahun menunggu saya membuka akses agar kami dapat bertukar pesan kembali, untuk berdamai dengan keadaan dan tidak lagi membenci satu sama lain, namun ternyata gayung bersambut, niat baik untuk tidak saling membenci di sambut baik oleh dia yang seakan telah menunggu moment itu dengan sesegara mungkin dia mengirim pesan pembuka "assalamu'alaikum ibu guru", saya kira saya sudah cukup lupa, ternyata hanya dengan satu notif pesan di instagram itu, saya mulai bertanya-tanya maksud dan tujuan dia datang kembali di kehidupan saya