Kami tidak memulai dengan cerita yang indah. 2019 awal dari pertemuan kita lalu berpisah dan dipertemukan kembali pada 2025 dimana kami hanyalah dua orang yang berjalan dari arah masing-masing, tanpa pernah menyangka akan dipertemukan lagi dalam satu takdir yang sama. Waktu mempertemukan kami dalam keadaan yang tidak sempurna. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh, ada cerita lama yang masih tersisa. Namun justru di situlah kami belajar-bahwa Allah tidak mempertemukan tanpa alasan. Kami pernah berpisah. Bukan karena hilang rasa, tapi karena ingin memperbaiki diri, menata hati, dan memastikan bahwa apa yang kami jalani bukan sekadar keinginan, melainkan kesiapan. Dalam perpisahan itu, kami belajar arti rindu yang tidak harus diungkapkan, dan doa yang diam-diam dipanjatkan. Hingga pada akhirnya, Allah kembali mendekatkan kami dengan cara yang lebih tenang, lebih dewasa, dan lebih pasti. Kami pun memahami, bahwa cinta yang baik bukan yang dipaksakan, melainkan yang dipersiapkan dengan kesungguhan. Bukan hanya tentang bersama, tapi tentang bagaimana saling memahami dan memaafkan beribu kali untuk menuju kebaikan dan ridha-Nya